Download Bocoran Soal SKD TIU TWK TKP CPNS Kementerian dan Daerah (LENGKAP)

Seperti diketahui bahwa, saat ini tes CPNS semakin sulit. Hal ini dapat dilihat dari passing grade untuk masing-masing tes SKD yang cukup tinggi dari tahun sebelumnya. Rinciannya: Tes Keperibadian (TKP) bobot nilai 143 Tes Intelegensia Umum (TIU) bobot nilai 75 Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bibotnya 80 Untuk bisa lolos tes maka setidaknya peserta harus memenuhi […]

Read More

Penjelasan Siklus Air di Alam Secara Lengkap

Selain siklus nitrogen, di sisi lain ada yang disebut sebagai daur air (siklus hidrologi) yang merupakan salah satu faktor pendukung dalam keberlangsungan hidup hutan hujan tropik. Dimana air di sini sebagai nutrisi penting bagi keberlangsungan pepohonan. Jadi untuk daur air ini awalnya atmosfer berada dalam bentuk uap air. Uap air berasal dari air di daratan […]

Read More

Penjelasan Daur Nitrogen di Alam Secara Lengkap oleh Para Ahli

Selain siklus fosfor, pada hutan hujan tropik juga terjadi siklus nitrogen. Nitrogen di alam berada dalam berbagai bentuk dan dalam keadaan dinamis mengikuti perubahan fisik dan kimia dalam suatu siklus nitrogen. Sejumlah besar N2 di atmosfer, namun sukar bagi tumbuhan untuk memperoleh atom N dari N2 dalam bentuk yang dapat digunakan. Meskipun nantinya N2 masuk […]

Read More

Penjelasan Siklus Fosfor di Alam Secara Lengkap dan Mudah

Biasanya siklus fosforlah yang sering terlibat dalam ekosistem tropik basah misalnya pada hutan hujan tropik. Pada hutan hujan tropik, bahan organiknya mengalami penguraian dalam kurun waktu yang cukup lama, bisa mencapai 4 sampai 5 tahun. Yang mempengaruhi laju penguraiannya serta siklus nutrient/bahan organikhj tersebut yaitu faktor suhu, ketersediaan air dan oksigen. Sebagian besar siklus nutrient […]

Read More

Siklus Biogeokimia dalam Ekosistem Tropik Basah (Daur Fosfor, Nitrogen dan Daur Air)

Dalam kehidupan suatu ekosistem tidak pernah terlepas dari yang namanya daur materi/biogeokimia yang melibatkan beberapa komponen ekosistem itu sendiri. Siklus biogeokimia ini bergantung pada unsur-unsur kimiawi yang penting seperti air, fosfor, nitrogen dan karbon. Ketersediaan unsur-unsur tersebut selalu disuplai dan bersiklus, sementara itu sisa buangannya akan dilepaskan di alam dalam bentuk gas-gas tertentu. Biasanya siklus […]

Read More

Bentuk-Bentuk Interaksi Antar Spesies di Dalam Eksosistem

Menurut Achmad dan Pramudiyanti (2005:66) mengatakan bahwa suatu spesies dapat menempati relung sangat berbeda di daerah yang berbeda, tergantung pasokan makanan, serta jumlah dan jenis kompetitornya.  Dan ini jelas adanya berbagai interaksi antar spesies itu sendiri. Seperti yang dikatakan oleh Winatasasmita (1992:23) bahwa dalam suatu ekosistem, terjadi berbagai jenis/bentuk/macam-macam interaksi antar spesies. Interaksi-interaksi tersebut antara […]

Read More

Perbedaan Ekosistem dalam Biodiversitas (Keanekaragaman Hayati)

Menurut Irwan (2010: 187) mengatakan bahwa keanekaragaman hayati yang terhimpun dalam pelbagai ragam tipe ekosistem berpengaruh baik secara langsung atau tidak langsung pada kehidupan. Dalam segala tipe ekosistem, mulai dari yang paling sederhana sampai pada yang paling lengkap akan terjadi dua aspek penting yaitu adanya siklus energi dan daur mineral. Semua komponen ekosistem itu akan […]

Read More

Deskripsi Perbedaan Ekosistem dalam Ekologi

Perbedaan Ekosistem dalam Ekologi Untuk mendeskripsikan perbedaan ekosistem dalam ekologi antar organisme sangat penting membedakan antara tempat suatu organisme serta apa saja yang dilakukan sebagai bagian dari ekosistemnya. Jelas ini sangat berkaitan erat dengan habitat dan relung ekologi/niche yang merupakan dua konsep yang penting dalam mempelajari populasi, komunitas, atau ekosistem. Berbicara tentang habitat suatu organisme […]

Read More

MANFAAT FORTIFIKASI VITAMIN A PADA MAKANAN DAN MINYAK GORENG

Menurut Profesor Sukirman selaku ketua Yayasan Fortifikasi Nasional dan Guru Besar EMERTUS Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam dialognya pada radio RRI Pro 3 Jakarta, beliau meyampaikan beberapa point terpenting dalam fortifikasi bahan makanan. Fortifikasi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan makanan untuk memenuhi gizi seimbang. Fortifikasi awalnya dilakukan oleh hampir 137 Negara […]

Read More

KLOROSIS PADA DAUN DITINJAU DARI ASPEK SEL, HUBUNGAN TUMBUHAN DAN AIR, SERTA NUTRISI PADA TUMBUHAN

Ditinjau dari tumbuhan dan air, Semua sel pada tumbuhan hidup membutuhkan jumlah air yang cukup dan jumlah hara organik dan anorganik yang seimbang untuk kelangsungan hidup dan berjalannya fungsi-fungsi fisiologis. Tumbuhan menyerap air dan hara anorganik atau dalam hal ini mineral dari dalam tanah melalui system perakaran. Zat-zat tersebut biasanya ditranslokasikan ke atas melalui pembuluh […]

Read More