TUGAS UJIAN PRAKTEK KE- 1 BIOLOGI (MENGGAMBAR ORGAN DAN SISTEM ORGAN HEWAN MAUPUN TUMBUHAN) KELAS XII IPA/MIA SMA Yadika Natar Lampung Selatan T.A 2017/2018

No. Nama Siswa Tugas Nilai/Kriteria Penilaian
1 Adelia Candra

Agung Permadi

 

 

Menggambar Sistem Peredaran darah burung –          Kesesuaian gambar, isi,  dengan keterangan (Skor 40)

–          Kebersihan dan kerapihan (Skor 30)

–          Bingkai dan pewarnaan gambar (Skor 30)

2 Agus Dwi Nugroho

Anisa Wardhany

 

 

Menggambar Sistem Peredaran darah  reptil  
3 Dhio Alief

Anisa Apriliani

 

 

Menggambar Sistem Peredaran darah amfibi/katak  
4 Anisa Fitrayani

Yusril Aji Saputra

 

 

Menggambar Sistem Peredaran darah  ikan  
5 Muti Reza Elingsi

M. Iqrom Al Aska

 

Menggambar Sistem Peredaran darah cacing tanah  
6 Elasa Filiani

Dian Nopita Sari

 

 

Menggambar Sistem reproduksi burung  
7 Faradila Niken

Refsi Valeri

 

 

Menggambar Sistem reproduksi reptil  
8 Fariz Al Gifari

Oktariani

 

 

Menggambar Sistem reproduksi amfibi/katak  
9 Rafael B.

Putri Dian Mahira

 

 

Menggambar Sistem reproduksi ikan  
10 Bunga Rizki Amelia N.

Selvia Melisa Putri

 

Menggambar Sistem reproduksi cacing tanah  
11 Nisa Asyarani

Sherly Apriliani

 

 

Gambar pohon evolusi  
12 Leviana Yuliati

Liliana Rahel

Elva Faradila

 

Gambar sistem ekskresi ikan  
13 Septi Yana Sari

Dinda Puspita

 

Gambar model DNA double helix beserta pasangan basa nitrogen secara benar  
14 Ataka Elda

Desi Saputri

 

Menggambar struktur organ ginjal  
15 Ranti Mugi Lestari

Widia Astuti

 

Menggambar struktur organ paru-paru  
16 Tiara Fadila Umi

Melly Apriza

 

Menggambar struktur organ lambung  
17 Dheta Septriana

Erika Ajeng Rainy

 

Menggambar bagian-bagian otak manusia  
18 Savana Agren S.

Rindi Oktarina

 

Menggambar struktur sel hewan  
19 Neneng Permata Sari

Maya Arum Sagita

 

Menggambar struktur sel tumbuhan  
20 Aulia Rahma Putri

Annisa Rachma Sari

 

Menggambar bagian-bagian organ jantung  
21 Rizki Mayang Sari

Sari Prihatini

 

Menggambar bagian organ bunga sempurna  
       

 

 

 TUGAS UJIAN PRAKTEK KE-2 BIOLOGI (UJI URINE) KELAS XII IPA T.A 2017/2018

Judul Ujian Praktik            : Uji Urine

Tujuan                                   : Mengetahui pH urine, amonia, kandungan klorida, 

                                                kandungan glukosa, protein di dalam urine

Alat dan bahan:

  1. Tabung reaksi (5 buah)
  2. 1 set rak tabung reaksi
  3. Gelas ukur kecil 50 mL dan sejenisnya
  4. Pipet tetes
  5. Spiritus
  6. Kertas indikator pH universal
  7. Penjepit tabung reaksi
  8. Lampu bunsen dan pembakar spiritus
  9. Korek api
  10. Urine
  11. Larutan biuret
  12. Larutan benedict/Fehling A dan Fehling B
  13. Larutan AgNo3

Langkah Kerja:

Kegiatan 1: Mengukur pH urine

  • Masukkan kertas indikator pH universal ke dalam urine
  • Mengamati perubahan warnanya
  • Cocokkan warnanya dengan kertas standar pH
  • Berapa pH-nya, dan apa artinya?

Kegiatan 2: Mengetahui Adanya Amonia Pada Urine

  • Masukkan 1 mL urine ke dalam tabung reaksi
  • Jepit tabung reaksi, dan lalu panaskan tabung reaksi dengan lampu spiritus
  • Bagaimanakah baunya?

Kegiatan 3: Mengetahui Kandungan Klorida Pada Urine

  • Masukkan 2 mL urine ke dalam tabung reaksi
  • Tambahkan larutan AgNO3 5%
  • Apakah yang terjadi? Mengapa demikian?

Kegiatan 4: Uji Glukosa

  • Isilah tabung reaksi dengan 2 mL urine
  • Dengan menggunakan pipet tetes, tambahkan 5 tetes larutan Fehling A dan Fehling B pada urine yang ada pada tabung reaksi
  • Jepit tabung reaksi, lalu panaskan dengan lampu spiritus, lalu catat perubahan warna yang terjadi
  • Apa kesimpulan anda tentang urine yang anda amati? Jelaskan jawabanmu

Kegiatan 5: Uji protein

  • Isilah tabung reaksi dengan 2 mL urine
  • Dengan menggunakan pipet tetes, tambahkan 5 tetes larutan biuret pada urine yang ada di dalam tabung reaksi, biarkan selama 5 menit
  • Amati perubahan warna yang terjadi
  • Apa yang dapat anda simpulkan tentang urine yang anda amati? Berikan penjelasannya !

Pertanyaan-Pertanyaan Yang Mungkin Muncul Pada Saat Ujian Praktik:

  1. Bagaimanakah sifat urine manusia: Asam, basa, atau netral? Jelaskan !
  2. Jelaskan kandungan urine manusia !
  3. Jelaskan secara singkat tahapan pembentukan urine pada manusia !
  4. Bahan-bahan/zat-zat terlarut apa sajakah yang terdapat pada urine primer dan urine sekunder pada ginjal manusia?
  5. Tuliskan kelainan/penyakit yang mungkin dapat diketahui dari hasil pemeriksaan urine seseorang?
  6. Buatlah rangkuman dari hasil eksperimen !
  7. Dll

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAPORAN HASIL PENGAMATAN UJIAN PRAKTEK UJI URINE

Judul Pengamatan    :

Tujuan Pengamatan :

Alat dan Bahan         :

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Cara Kerja                :

  1. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
  2. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
  3. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
  4. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
  5. ……………………………………………………………………………………………………………………………………

 

Hasil Pengamatan:

No. Nama Siswa pH Urine Uji Glukosa Uji Protein
      Warna urine mula-mula Warna urine setelah ditetesi benedict (Fheling A/B) Ket Warna urine mula-mula Warna urine setelah ditetesi biuret Keterangan
1.                

Pembahasan:

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Kesimpulan:

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

 

RUBRIK PENILAIAN AUTENTIK

PRAKTIKUM BIOLOGI

MATERI POKOK: SISTEM EKSKRESI (Uji Urine)

  1. 2017/2018

NAMA SISWA:

No. Kegiatan Rentang Skor Skor

Max

Bobot Nilai

Akhir

1 Persiapan

1.         Memakai Jas lab atau tidak?

0 1 2 3
             
                                                          SKOR  
2 Pelaksanaan

1.       Kemampuan menggunakan alat dan bahan dengan benar

2.       Kemampuan memasukan bahan dan pengujian secara benar

3.       Kemampuan menjaga kerapihan dan kebersihan tempat percobaan

4.       Kemampuan mengerjakan lembar kerja

             
                                                          SKOR  
3 Hasil Laporan

1.       Judul ujian praktik

2.       Tujuan

3.       Alat dan bahan yang dipakai

4.       Pembahasan dan kesimpulan

             
                                                         SKOR   Nilai Akhir Total (NAT)  
  NA =   (Skor/skormax)*bobot

NAT= (Na1+Na2+Na3)

 

 

Mengetahui,                                                                                                      Natar,       April 2018

Kepala SMA Yadika Natar                                                                             Guru Mata Pelajaran

 

 

Ricat Martua H, S.Si.                                                                                        Wahid Priyono, S.Pd.

 

 

Petunjuk: Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar !

  1. Jelaskan pengertian metabolisme? Berikan 1 contoh
  2. Jelaskan apa itu katabolisme dan anabolisme? Berikan masing-masing 1 contohnya !
  3. Apa itu enzim dan sebutkan 2 ciri/sifat-sifat enzim !
  4. Enzim bekerja spesifik maksudnya apa? Berikan 1 contohnya !
  5. Apakah enzim dapat rusak pada suhu tinggi di atas 100 derajat? Jelaskan mengapa hal ini dapat terjadi.
  6. Gambarkan kurva hubungan suhu dengan laju kecepatan enzim !
  7. Gambarkan teori gembok dan anak kunci !
  8. Sebutkan 3 Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim !
  9. Jelaskan pengertian respirasi arob dan anaerob !
  10. Reaksi kimia pada respirasi secara aerob dapat dibagi menjadi 4 tahap, sebutkan !
  11. Pada proses glikolisis, untuk 3 molekul glukosa akan menghasilkan produk apa saja?
  12. Glikolisis dan OKSIDASI PIRUVAT terjadi di sel makhluk hidup yakni di…….
  13. Berapakah ATP tidak langsung yang dihasilkan pada tahapan oksidasi piruvat (untuk 2 molekul glukosa) ??
  14. Berapakah ATP langsung yang dihasilkan pada tahapan siklus kreb (untuk 4 molekul glukosa)?
  15. Hasil dari FOSFORILASI OKSIDATIF akan dihasilkan produk samping dari konformasi ion H dan O, yaitu molekul …..
  16. 10 NADH dan 4 FADH setara dengan berapa ATP?
  17. Dekarboksilasi oksidatif bertujuan untuk pengubahan senyawa kimia apa menjadi apa?
  18. Reaksi siklus kreb terjadi dimana? Bahan dasarnya apa? Hasilnya apa?
  19. Total ATP bersih keseluruhan respirasi aerob berapa ATP?
  20. Apa itu respirasi anaerob? Terdiri dari berapa tahapan dalam proses respirasi anaerob ini?
  21. Hasil fermentasi alkohol untuk 1 molekul glukosa yaitu apa saja?
  22. Tempat terjadinya fermentasi alkohol dimana? Produk senyawa kimia yang dihasilkan apa?
  23. Tempat terjadinya fermentasi asam laktat dimana? Produk senyawa kimia yang dihasilkan apa?
  24. Dalam proses ferementasi alkohol, untuk 1 molekul glukosa akan dihasilkan etanol, 2 ATP, dan CO2. 2 molekul ATP tersebut berasal dari proses apa dan dimana letaknya?
  25. Setiap 1 molekul glukosa pada respirasi anaerob oleh ragi Sacharomyces c. Menghasilkan?
  26. Apabila otot terus-menerus digerakan melebihi batas yang cukup, sedangkan jumlah oksigen berkurang maka untuk mendaptakan energi dilakukan proses fermentasi apa? proses ini merugikan sebab?
Peran dan Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA) dan Asam Traumalin

Hormon pada tumbuhan (fitohormon) merupakan suatu senyawa kimia yang diproduksi pada bagian sel/jaringan tumbuhan. Fungsinya sebagai regulasi dan peningkatan peran fisiologis pada tanaman untuk keberlangsungan hidup. Berikut ada 2 contoh hormon pada tumbuhan yang akan dibahas.

  1. Hormon Asam Absisat (ABA) 

Hormon asam absisat (ABA, abscisic acid) merupakan salah satu fitohormon yang memperlambat dan membantu menghentikan pembelahan dan pemanjangan sel. Pada kondisi ekstrem, asam absisat membantu tanaman mempertahankan diri dengan cara dormansi pucuk dan tunas.

Peran dan Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA) dan Asam Traumalin
Peran dan Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA) dan Asam Traumalin

Pada musim dingin dan gugur, konsentrasi asam absisat pada kuncup dan ketiak dahan meningkat, sehingga merangsang pengguguran daun (absisi daun).

Akan tetapi, jika tanaman kehilangan air (layu), maka akan terjadi akumulasi asam abisisat di dalam sel penjaga stomata yang mengakibatkan stomata menutup, sehingga mengurangi penguapan.

Adapaun fungsi, kegunaan dan peran hormon asam absisat yakni:

  • Mengakibatkan dormansi biji dan tunas;
  • Menyebabkan absisi (kerontokan/pengguguran daun) pada tanaman, seperti pada pohon jati, kelatak, pada musim kemarau;
  • Menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman;
  • Mengakibatkan sense (kematian) pada bagian sel, jaringan, dan organ pada tanaman tertentu;

2. Hormon Asam Traumalin

Hormon asam traumalin dikenal juga sebagai hormon luka. Karena itulah perannya juga sebagai memacu dalam proses pembelahan sel pada tanaman yang mengalami luka. Contohnya, pada tanaman kelapa yang pada batangnya dibuatkan tangga-tangga untuk panjatan, maka sulit sekali menutup lukanya karena hormon asam traumalin rendah. Sebaliknya, jika kita menggoreskan pisau pada batang tanaman mangga, maka beberapa bulan kemudian akan menutup luka goresannya tadi. Hal ini dapat terjadi karena ada aktivitas hormon traumalin yang membantu dalam penutupan luka pada batang tanaman.

 

Peran dan Fungsi Hormon Kalin

Fitohormon (hormon pada tumbuhan) merupakan suatu senyawa kimia yang disekresikan di jaringan tumbuhan secara spesifik. Salah satu hormon penting yang ada pada tanaman yaitu hormon kalin.

Peran dan Fungsi Hormon Kalin
Peran dan Fungsi Hormon Kalin

Berdasarkan organ yang dibentuknya, hormon kalin terbagi menjadi 4 jenis/macamnya, yaitu:

  • Anthokalin, berfungsi merangsang dalam pembentukan dan perkembangan bunga dan buah;
  • Rhizokalin, berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan akar pada tanaman;
  • Filokalin, berperan dalam pembentukan daun;
  • Kaulokalin berfungsi dalam pembentukan batang;

Keempat hormon kalin di atas berfungsi sesuai organ targetnya masing-masing. Karena setiap hormon pada umumnya bekerja secara spesifik.

Hormon giberelin pertama kali ditemukan oleh Ewiti dan Kurosawa. Objek penelitiannya yaitu pada tanaman padi (Oryza sativa) yang terkena penyakit foolish seedling (tanaman pucat dan luar biasa panjang) dan jamur Gibberella fujikuroi.

Hasil penelitian yaitu mengisolasi giberelin dari jamur jenis Gibberella fujikuroi yang diberi nama giberelin (GA/Giberelic acid).

Kesimpulan dari penelitiannya yaitu hormon giberelin secara umum menyebabkan pertumbuhan raksasa pada tanaman.

Hormon auksin pertama kali ditemukan oleh Fritz Went yang merupakan peneliti asal Belanda. Objek penelitiannya yaitu rumput (Avena sativa).

Hasil penelitiannya yaitu mengekstraksi zat pengatur fototropisme pada tumbuhan rumput

Kesimpulan: Hormon auksin banyak diproduksi pada jaringan meristem. Kadar auksin sangat dipengaruhi oleh sinar matahari/cahaya. Dan hormon auksin sangat mempengaruhi percepatan pertumbuhan pada sel di daerah meristem apikal (meristem ujung akar dan ujung batang).

Penemu pertama hormon sitokinin yaitu Van overbeek. Objek penelitiannya yaitu pertumbuhan embrio pada air kelapa muda. Hasil penelitian yakni mengisolasi zat yang menyebabkan terjadinya pembelahan sel (sitokinesis) yang disebut kinetin.

Jenis hormon sitokinin yaitu kinetin, zeatin (pada jagung), serta benzil amino purin. Kesimpulan dari hasil penelitian Van overbeek bahwa pemanfaatan sitokinin secara umum menyebabkan pertumbuhan tunas-tunas samping (lateral) sehingga tanaman menjadi rimbun.

Hormon asam absisat (ABA) pertama kali ditemukan oleh P.F Wareing dan F.T Addicott. Objek penelitian yaitu pada buah kapas. Hasil penelitian bahwa akumulasi hormon asam absisat pada mendorong terjadinya perontokan (absisi) pada tumbuhan. Adapun jenis asam absisat/ABA yakni kinetin, zeatin (pada pohon jagung), benzil amino purin. Kesimpulan dari penelitian Wareing dan Addicott bahwa fitohormon asam absisat berfungsi dalam perontokan daun dan buah.

Fungsi hormon asam absisat (ABA) diantaranya:

  • Membantu menutupnya stomata pada daun;
  • Mengurangi kecepatan dan pembelahan pada sel di titik tumbuh tanaman;
  • Mengurangi penguapan pada daun (transpirasi);
  • Memicu munculnya gas etilen;
  • Memacu dormansi pada biji
  • Hormon gas etilen pertama kali ditemukan oleh R. Gene pada tahun 1934.
  • Objek penelitiannya pada buah yang masak/telah matang
  • Hasil penelitiannya bahwa gas etilen mempercepat pemasakan pada buah-buahan
  • Jenisnya merupakan fitohormon yang berupa gas
  • Kesimpulannya bahwa pembentukan gas etilen/karbit dipengaruhi oleh adanya gas oksigen (O) dan dihambat oleh gas karbondioksida (CO2)

itohormon Gas etilen ini sangat menentukan kualitas buah yang matang. Dan beberapa petani buah, biasanya menggunakan gas etilen (karbit) untuk mempercepat pemasakan buah. Buah-buahan yang sering dikarbit/diberi gas etilen seperti:

  • Pisang
  • Sawo
  • Mangga
  • Jeruk
  • Durian
  • dll

Hormon kalin pertama kali ditemukan oleh Fritz Went. Hormon kalin ini dihasilkan pada jaringan meristematik di dalam tubuh tumbuhan. Fungsi secara umum yaitu memacu/merangsang pertumbuhan organ tanaman.

Jenis hormon kalin ada 4 macam, yakni:

  • Filokalin, berfungsi merangsang pertumbuhan daun;
  • Kaulokalin, berperan merangsang pertumbuhan batang;
  • Rhizokalin, berperan memacu pertumbuhan akar;
  • Anthokalin, berguna untuk memicu pertumbuhan  bunga dan buah