Bentuk-Bentuk Interaksi Antar Spesies di Dalam Eksosistem

Menurut Achmad dan Pramudiyanti (2005:66) mengatakan bahwa suatu spesies dapat menempati relung sangat berbeda di daerah yang berbeda, tergantung pasokan makanan, serta jumlah dan jenis kompetitornya.  Dan ini jelas adanya berbagai interaksi antar spesies itu sendiri. Seperti yang dikatakan oleh Winatasasmita (1992:23) bahwa dalam suatu ekosistem, terjadi berbagai jenis/bentuk/macam-macam interaksi antar spesies. Interaksi-interaksi tersebut antara lain:

  1. Neutralisme, tidak satupun populasi yang terpengaruh oleh interaksi tersebut.
  2. Mutual inhibition competition thype (tipe persaingan yang saling menghalang-halangi), kedua populasi secara aktif saling menghalang-halangi.
  3. Tipe persaingan penggunaan sumber daya.
  4. Amensalisme, satu populasi dihalang-halangi sedang yang lainnya tidak terpengaruh.
  5. Parasitisme, satu populasi menyerang secara langsung populasi lainnya.
  6. Predasi, satu populasi menyerang secara langsung populasi lainnya.
  7. Komensalisme, satu populasi diuntungkan sedangkan yang lain tidak terpengaruh.
  8. Protokooperasi, kedua populasi memperoleh keuntungan dengan adanya asosiasi tersebut, tetapi hubungan itu bukan menjadi suatu keharusan.
  9. Mutualisme, kedua populasi saling menguntungkan dan keduanya saling membutuhkan.

Semua interaksi-interaksi di atas bertujuan untuk memenuhi standar kehidupannya serta untuk memberikan ketahanan dari masing-masing spesies di dalam ekosistemnya agar tidak punah.

Sumber Referensi:

Achmad, Arwin. 2005. Penuntun Praktikum Biologi Umum. Universitas Lampung:

Bandar Lampung.

Winatasasmita, Djamhur. 1992. Materi Pokok Biologi Umum. Universitas Terbuka:

Jakarta.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *