Peran dan Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA) dan Asam Traumalin

Hormon pada tumbuhan (fitohormon) merupakan suatu senyawa kimia yang diproduksi pada bagian sel/jaringan tumbuhan. Fungsinya sebagai regulasi dan peningkatan peran fisiologis pada tanaman untuk keberlangsungan hidup. Berikut ada 2 contoh hormon pada tumbuhan yang akan dibahas.

  1. Hormon Asam Absisat (ABA) 

Hormon asam absisat (ABA, abscisic acid) merupakan salah satu fitohormon yang memperlambat dan membantu menghentikan pembelahan dan pemanjangan sel. Pada kondisi ekstrem, asam absisat membantu tanaman mempertahankan diri dengan cara dormansi pucuk dan tunas.

Peran dan Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA) dan Asam Traumalin
Peran dan Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA) dan Asam Traumalin

Pada musim dingin dan gugur, konsentrasi asam absisat pada kuncup dan ketiak dahan meningkat, sehingga merangsang pengguguran daun (absisi daun).

Akan tetapi, jika tanaman kehilangan air (layu), maka akan terjadi akumulasi asam abisisat di dalam sel penjaga stomata yang mengakibatkan stomata menutup, sehingga mengurangi penguapan.

Adapaun fungsi, kegunaan dan peran hormon asam absisat yakni:

  • Mengakibatkan dormansi biji dan tunas;
  • Menyebabkan absisi (kerontokan/pengguguran daun) pada tanaman, seperti pada pohon jati, kelatak, pada musim kemarau;
  • Menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman;
  • Mengakibatkan sense (kematian) pada bagian sel, jaringan, dan organ pada tanaman tertentu;

2. Hormon Asam Traumalin

Hormon asam traumalin dikenal juga sebagai hormon luka. Karena itulah perannya juga sebagai memacu dalam proses pembelahan sel pada tanaman yang mengalami luka. Contohnya, pada tanaman kelapa yang pada batangnya dibuatkan tangga-tangga untuk panjatan, maka sulit sekali menutup lukanya karena hormon asam traumalin rendah. Sebaliknya, jika kita menggoreskan pisau pada batang tanaman mangga, maka beberapa bulan kemudian akan menutup luka goresannya tadi. Hal ini dapat terjadi karena ada aktivitas hormon traumalin yang membantu dalam penutupan luka pada batang tanaman.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *