FORMAT LAPORAN PRAKTIKUM JAMUR (KINGDOM FUNGI) SMA YADIKA NATAR LAMPUNG SELATAN 2016/2017

FORMAT LAPORAN PRAKTIKUM JAMUR (KINGDOM FUNGI) SMA YADIKA NATAR LAMPUNG SELATAN 2016/2017
GURU PEMBIMBING: Wahid Priyono, S.Pd.
    
A. KETENTUAN:
      1.      
Laporan praktikum ditulis tangan menggunakan
pena warna hitam;
      2.      
Gunakan kertas folio (A5) bergaris;
      3.      
Tugas laporan praktikum dikerjakan secara
individu/sendiri-sendiri;
      4.      
Laporan dikumpul sesuai kesepakatan dengan guru
pembimbing praktikum;
      5.      
Merupakan bagian dari penilaian unjuk kerja;
            B. FORMAT LAPORAN PRAKTIKUM (UNTUK MASING-MASING INDIVIDU):
           

           Laporan
praktikum ditulis dikertas folio (A5) bergaris dengan menggunakan pena warna
hitam dengan mengikuti ketentuan/format di bawah ini:

–         
Judul praktikum
Sebagai Contoh:  
Judul praktikum: Laporan Praktikum Jamur Tempe dan Jamur Oncom
–         
Tempat, Waktu dan tanggal dilaksanakannya
praktikum
Sebagai contoh:
Tempat, Waktu dan Tanggal Praktikum: Praktikum ini dilaksanakan di
Laboratorium Biologi SMA Yadika Natar, pada pukul 13:30 WIB, tertanggal 19
Januari 2016.
I.                   
Dasar teori  
Penjelasan: Dasar teori merupakan bagian yang harus anda lengkapi dengan
merujuk kepada sumber-sumber lain yang relevan dan sesuai dengan
topik/pembahasan dalam praktikum. Dasar teori dapat diperoleh dari sumber di
internet, majalah, koran, buku pelajaran, buku cetak, dan sumber lain yang
relevan (sesuai). Sebagai contoh jika anda mengambil sumber dari internet,
misalnya di situs website wikipedia tentang jamur tempe, maka anda harus
menyantumkan sumber/link URL blog wikipedia ke tugas laporan anda ke bagian
daftar pustaka.
II.                 
Tujuan Kegiatan Praktikum
Penjelasan: Tujuan praktikum adalah tujuan dari kegiatan praktikum
tersebut untuk melaksanakan kegiatan praktikum apa, dengan tujuan dan harapannya
seperti apa?
III.               
Alat dan Bahan
Penjelasan: Alat dan bahan praktikum harus sesuai dengan kegiatan
praktikum yang telah dilaksanakan pada hari itu.
IV.               
Langkah Kerja
Penjelasan: Buatlah langkah-langkah kerja secara terperinci mulai dari
awal sampai akhir kegiatan praktikum yang anda lakukan.
V.                 
Hasil pengamatan
Penjelasan: Hasil pengamatan merupakan serangkaian hasil pengamatan
terhadap objek yang diamati, lalu hasil tersebut dapat diolah berupa gambar,
tabel, dan dilengkapi dengan gambar dari sumber lain yang relevan dengan topik
pembelajaran dalam kegiatan praktikum.
VI.               
Pembahasan
Penjelasan: Ini merupakan poin terpenting. Anda harus mampu menuangkan
ide/gagasan, hasil interpretasi dari kegiatan selama praktikum, dan anda juga
dapat mendeksripsikan penjelasan dari masing-masing objek yang diamati dengan
menambahkan sumber referensi lain (dari buku-buku pelajaran, internet, majalah,
koran, dan lainnya).
VII.             
Kesimpulan
Penjelasan: Kesimpulan merupakan bagian dari hasil rangkuman setelah
melaksanakan kegiatan praktikum. Kesimpulan harus disesuaikan dengan tujuan
dari praktikum/percobaan serta berdasarkan inti dari hasil pembahasan.
VIII.           
Pertanyaan à
Disesuaikan dengan pertanyaan yang diberikan guru yang harus anda jawab secara
mandiri atau bersama kelompokmu.
IX.               
Daftar Pustaka
Penjelasan: Daftar Pustaka berisi tentang sumber rujukan darimana anda
memperoleh sumber referensi untuk dasar teori tersebut? Penulisan daftar
pustaka harus sesuai dengan kaidah penulisan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Bahasa Indonesia. Sebagai contoh, misalnya, anda memperoleh sumber referensi
dari situs website wikipedia, maka anda harus berurutan menyantumkan: (1)  nama pengarang, (2) tahun diterbitkan artikel
tersebut, (3) judul artikel, link sumber (URL) blog wikipedia, (3) kapan anda
mengakses situs tersebut.
Contoh: Priyono, Wahid. 2016. Mikroorganisme
dalam Pembuatan Tempe
. http://wahid-biyobe.blogspot.co.id/2013/11/mikroorganisme-dalam-pembuatan-tempe.html.
Diakses pada hari Selasa, 19 Januari 2016.
Jika sumber dari buku cetak maka penulisannya tetap mengikuti kaidah EYD
bahasa Indonesia  dengan format: (1). Nama
pengarang buku, (2). Tahun terbit buku, (3). Judul buku, (4). Tempat Terbit
Buku tersebut, (5). Nama Penerbit Buku yang bersangkutan, sebagai contoh:
Contoh:
Priyono, Wahid. 2016. Jamur Tempe Dalam
Pengamatan Mikroskop
. Jakarta: Erlangga.

Berikut ini pertanyaan-pertanyaan yang harus anda jawab
untuk menjawab bagian point nomor VIII di atas (untuk materi praktikum jamur).
   1.      
Mengapa pada saat meletakkan bagian putih jamur
tempe harus ditetesi air?
   2.      
Benang halus yang berwarna putih dari jamur
tempe atau oncom merupakan penyusun tubuh jamur  yang disebut apa?
   3.      
Apakah nama jalinan dari sekumpulan hifa-hifa
berdasarkan objek yang anda amati pada mikroskop?
   4.      
Berdasarkan hasil pengamatan, samakah hifa antara
jamur oncom dan jamur tempe? Hifa manakah yang tidak mempunyai sekat? Jelaskan
!
  5.      
Bagaimanakah jumlah dan letak inti pada hifa
jamur tempe? 
  6.  Berdasarkan hasil pengamatan kelompokmu, perbedaan
apakah yang nampak dari kedua objek yang diamati? Apakah jenis jamur yang anda
amati berada pada genus yang sama? Jika iya, berikan alasannya ! 
  7. Jamur tempe dengan nama spesiesnya adalah
Rhizopus oryzae, apa nama genusnya? 
Sebutkan jenis jamur lain yang tergolong dengan genus  ini ! 

SELESAI.
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *