Karakteristik, Sifat-Sifat Spesifik, dan Kasus Pencemaran Lingkungan Oleh Arsen (As)

Posted on
      Karakteristik dan Sifat-Sifat Spesifik Arsen (As)
Arsen disebut
juga arsenik atau arsenikum yang dilambangkan dengan symbol As merupakan logam
yang sangat toksik dan berpotensi sebagai salah satu logam yang bersifat
karsinogen. Menurut Slamet dalam Nur hayati arsen (As) adalah metal yang mudah
patah, berwarna keperakan dan sangat toksik, arsen (As) elemental di alam dalam
jumlah yang sangat terbatas, terdapat bersama bijih logam seperti emas, timbal,
tembaga, timah dan zink.
Hal ini membuat
arsen di dapatkan menjadi produk sampingan peleburan bijih logam. Terkadang As
dibuang sebagai limbah dari pabrik peleburan bijih logam yang menjadi sumber
pencemar dan akhirnya mengakibatkan paparan pada manusia di lingkungan kerja
pabrik dan masyarakan di sekitar pabrik seperti yang terjadi di perairan teluk
buyat Sulut. Berdasarkan penelitian WALHI yang dikutip Fhazira, teluk Buyat
Kabupaten Minahasa Sulawesi utara merupakan lokasi pembuangan limbah tailing
sejak tahun 1996. Sebanyak 2.000 ton limbah tailing dibuang ke dasar perairan
Teluk Buyat setiap hari. Oleh karena itu, kosentrasi aesen di teluk di daerah
mulut pipa tailing meningkat 5-70 kali lipat dibandingkan hasil studi analisis
mengenai dampak lingkungan tahun 1994. Pencemaran arsen di sedimen dasar teluk
buyat mencapai 666 mg/kg sehingga dikategorikan tercemar berdasarkan acuan data
di kelautan ASEAN yang seharusnya hanya sebesar 50-300 mg/kg, yang melampaui
standar baku sediment amerika yakni sebesar 42 mg/kg.

Arsen sering  digunakan sebagai pengganti fosfor dalam
berbagai reaksi biokimia karena kesamaannya dengan fosfor. Arsen memiliki
tititk didih 614oC dan titik lebur 817 oC. Ketika
dipanaskan, arsen akan cepat teroksidasi menjadi oksida arsenic, yang berbau
seperti bawang putih. Arsenic dan beberapa senyawa arsenic juga dapat langsung
tersublimasi, berubah dari padat menjadi gas tanpa menjadi cairan terlebih
dahulu. Zat dasar arsenic ditemukan dalam dua bentuk padat yang berwarna kuning
dan metalik dengan berat jenis 1,97 dan 5,73 (Nur hayati,2009). Arsen yang
menjadi salah satu zat yang menghasilkan paparan terhadap manusia bersumber
dari berbagai sumber antara lain sumber alami, sumber industry dan sumber
pertanian. Racun arsen yang kebanyakan menghasulkan paparan toksik pada manusia
adalah arsen yang bersumber dari berbagai kegiatan industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *