Apa Itu Budidaya Tanaman dengan Teknik Vertikultur?

Apa itu budidaya tanaman dengan Teknik Vertikultur?
Teknik Vertikultur adalah cara bertanam yang dilakukan dengan menempatkan media tanam dalam wadah-wadah yang disusun secara vertical, atau dapat dikatakan bahwa vertikultur merupakan upaya pemanfaatan ruang ke arah vertical. Dengan demikian penanaman dengan sistem vertikultur dapat dijadikan alternative bagi masyarakat yang tinggal di kota, yang memiliki lahan sempit atau bahkan tidak ada lahan yang tersisa untuk budidaya tanaman.
Jenis-jenis tanaman yang dibudidayakan biasanya adalah tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, berumur pendek atau tanaman semusim khususnya sayuran (seperti seledri, caisism, pack-choy, baby kalian, dan selada), dan memiliki system perakaran yang tidak terlalu luas.
Keunggulan Teknik Vertikultur yaitu :
1. Hemat lahan dan air;
2. Mendukung pertanian organik;
3. Wadah media tanam disesuaikan dengan kondisi setempat;
4. Umur tanaman relatif pendek;
5. Pemeliharaan tanaman relative sederhana;
6. Dapat dilakukan oleh siapa saja yang berminat.
Beberapa rancangan wadah media yang umum digunakan adalah :
1). Kolom wadah media disusun secara vertical. Setiap wadah disusun dalam posisi tegak/berdiri dan diberi lubang pada permukaannya sebagai tempat terbuka atau sebagai lubang tanam.
2). Kolom wadah media disusun secara horizontal. Setiap wadah dibuat dalam bentuk kolom secara mendatar (pot, polybag, kresek) yang kemudian disusun dalam rak-rak kea rah vertikal
3). Wadah media gantung. Wadah media disusun saling berhubungan lalu digantung, sehingga menyerupai pot-pot gantung.
Langkah – langkah Pengerjaan Budidaya Tanaman secara Vertikultur :
1). Memperhatikan kondisi lahan yang akan digunakan untuk budidaya tanaman (luas lahan)
2). Penyiapan wadah media tanam sesuai dengan kondisi yang ada (dapat berupa bambu, pipa paralon/PVC, talang air, pot plastic, kaleng bekas, polybag, plastik kresek, dll)
3). Pembuatan bangunan vertikultur
4). Penyiapan media tumbuh tanaman (pupuk organic + tanah)
5). Pemilihan jenis tanaman yang akan dibudidayakan, tergantung kepada besar tajuk tanaman, kebutuhan sinar matahari, dan wadah yang dipilih sebagai tempat penanaman. Ke-3 faktor ini harus diperhitungkan jika dalam satu unit bangunan vertikultur dibudidayakan beberapa jenis tanaman sekaligus.
6). Budidaya tanaman (Persemaian, Pembibitan, Pemeliharaan, Panen dan Pasca Panen)
Sumber: Reff
Photo : http://hanidanbunga.blogspot.com
Artikel : http://ruslifarm.blogspot.com (dengan perubahan seperlunya)
SukaSuka ·  · 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *