Jenjang dan Evaluasi Hasil Belajar Menurut Bloom: Kognitif, Afektif dan Psikomotorik

Posted on
Daryanto (2010: 100)
ada tiga ranah yang menjadi sasaran dalam evaluasi hasil belajar yaitu “ranah
kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotor”. 
Lebih lanjut Daryanto juga menjelaskan bahwa aspek kognitif dibedakan
atas enam jenjang diantaranya: pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehension),
penerapan (aplication), analisis (analysis), sintesis (syntesis),
dan evaluasi penilaian (evaluation). Sementara itu, evaluasi hasil belajar yang dikembangkan oleh Bloom meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik sebagai
berikut:
Taksonomi
Bloom
Penjelasan
C1
(Pengetahuan/Knowledge)
Pengetahuan mencakup kemampuan mengenali, mengetahui dan
mengingat hal-hal yang telah dipelajari dan tesimpan dalam ingatan.
Pengetahuan berkenaan dengan fakta atau istilah-istilah, peristiwa,
pengertian, kaidah, teori dan metode
C2
(Pemahaman/Comprehension)
Pemahaman mencakup kemampuan untuk menyerap
pengertian dari hal-hal yang telah dipelajari.
Kemampuan memahami terdiri dari 3 tingkatan, yaitu:
1.               
1. Menerjemahkan adalah
kemampuan merubah konsepsi abstrak menjadi suatu model simbolik untuk
mempermudah orang memahaminya.
2.               
2. Mengintepretasikan
adalah kemampuan mengenal dan memahami ide utama suatu komunikasi, seperti
gambar-gambar, diagram, tabel, dan grafik.
3.                        
3. Mengeksplorasi adalah
kemampuan menafsirkan, menarik kesimpulan berdasarkan hasil terjemahan dan
interpretasi.
C3
(Penerapan/Aplication)
Penerapan merupakan kemampuan menerapkan pengetahuan yang
telah diperoleh dalam kegiatan pembelajran untuk menghadapi situasi baru yang
ada dalam kehidupan sehari-hari.
C4
(Analisis/Analysis)
Analisis merupakan upaya memisahkan suatu kesatuan mejadi
komponen-komponen/unsur-unsur bagian, sehingga jelas hiearkinya/eksplisit
unsur-unsurnya, meliputi unsur-unsur, analisis hubungan dan analisis prinsip
yang terorganisir.
C5
(Sintesis/Syntesis)
Sintesis adalah kemampuan menyatukan unsur-unsur atau
bagian menjadi satu kesatuan yang menyeluruh. Sintesis selalu menyatukan
unsur-unsur baru, sehingga menyatukan unsur-unsur dari hasil analisis tidak
dapat disebut sintesis.
C6
(Evaluasi/Evaluation)
Evaluasi merupakan kemampuan memberi keputusan tentang
nilai sesuatu yang ditetapkan dengan sudut pandang tertentu, misalnya sudut
pandang tujuan, metode dan materi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *