Karakteristik, Manfaat Serta Toksisitas Berbagai Unsur Merkuri (Hg), Arsen (As), Kadmium (Cd), Selenium (Se), dan Timbal (Pb)

NAMA UNSUR
KARAKTERISTIK
MANFAAT
TOKSISITAS
Merkuri/Air
Raksa (Hg)
  • Berbentuk cair dalam suhu kamar
  • Berwarna keperakan
  • Mudah menguap
  • Terdapat dialam sebagai senyawa
    organik dan anorganik
  • Dalam bidang kedokteran telah digunakan
    sebagai obat penyakit kelamin (sifilis).
  • Bidang pertanian, digunakan sebagai
    pembunuh jamur sehingga baik digunakan sebagai pengawet produk hasil
    pertanian.
  • Bidang industri, digunakan untuk
    penerangan cahaya.
  • Semua komponen merkuri baik dalam
    bentuk metal ataupun dalam bentuk alkil yang masuk kedalam tubuh manusia
    secara terus menerus akan menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan
    ginjal .
Arsen
(As)
  • Mudah patah
  • Berwarna keperakan
  • Terdapat bersama bijih logam seperti emas, timbal, tembaga,
    timah dan zink (slamet dalam nurhayati,2009)
  • Titik didih dan titik leburnya
    tinggi (614oC  dan 817 oC)
  • Bila dipanaskan mudah teroksidasi
    dan berbau seperti bawang
  • Sebagai racun tikus
      (Slamet, 2000). 
  • Pengawet kulit, bulu dan kayu,
  • Pembasmi hama
     (Suma’mur,1984)
  • Sebagai aditif pakan ayam untuk melawan serangan penyakit
    (Sukar, 2003
  • Keracunan arsen dapat berupa 3
    bentuk, yaitu:
  • Menghisap atau kontak dengan debu persenyawaan-persenyawaan
    arsen anorganik
  • Menghisap persenyawaan-persenyawaan arsen dengan zat air
  • Kontak dengan persenyawaan-persenyawaan arsen organic
Kadmium
(Cd)
  • Warna : putih keperakan, Bentuk : kristal. Ditemukan dalam :
    bebatuan calamine (seng karbonat), biji timbel, dan zink
  • Titik didih : 765,Titik leleh : 320,9
  • Paruh waktu : 30 tahun
  • Tempat akumulasi : ginjal dan hati
  • Sifat : racun pada manusia
  • Dalam industri batu baterai
  • Pembuatan alloy dengan titik lebur
    rendah
  • Sebagai campuran pigmen
  • Pengontrol pembelahan reaksi nuklir
  • Stabilisator PVC
  • Penambangan timah hitam dan bijih
    seng
  • Obat-obatan sipilis dan malaria
  • Dalam pemurnian Zn
  • Sebagai pestisida
Pada keracunan
akut : Gejala gantrointestinal (mual, muntah, nyari perut). Fase lanjutan
(keracunan kronis) : terjadi pelunakan dan fraktur (patah) pada tulang dan
punggung (Itai-itai), dengan gejala :
  • Sakit pinggang
  • Patah tulang
  • Tekanan darah tinggi
  • Kerusakan ginjal
  • Gejala seperti influenza
  • Sterilitas pada laki-laki
Efek pajanan melalui penghirupannya :
  • Edema paru-paru
  • Pneumonitis kimia
  • Bronchitis kronis
  • Pecahnya sekat antara alveoli yang mengakibatkan emfisema
Selenium
(Se)
  • Selenium ditemukan di alam secara umum
    dalam jumlah yang relatif kecil dalam batuan, tanaman, batu bara dan
    bahan bakar fosil lainnya.
  • Selenium membantu menangkal radikal bebas,
    mempertahankan elastisitas jaringan, dan meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Manusia dapat terkena selenium dengan
    beberapa cara yaitu paparan selenium melalui makanan dan air, atau
    dengan kontak langsung dengan tanah atau udara yang mengandung
    konsentrasi tinggi dari selenium.
  • Paparan selenium terutama terjadi melalui
    makanan, karena secara alami selenium ada dalam biji-bijian, sereal, dan
    daging. Paparan melalui makanan ini dapat disebabkan oleh penggunaan
    pupuk kaya selenium pada lahan pertanian.
Timbal
(Pb)
  • Logam ini termasuk kedalam kelompok logam-logam golongan
    IV-A pada table periodik unsure kimia. Mempunyainomor atom (NA) 82
    dengan bobot atau berat atom (BA) . Timah hitam (Pb) tergolong kedalam
    logam berat
  • Lebih bersifat toksik (kemungkinan besar
    tidak ada manfaat yang positif bagi manusia, tumbuhan, maupun hewan)
  • Timah hitam(Pb) merupakan bahan toksik yang mudah
    terakumulasi dalam organ manusia dan dapat mengakibatkan gangguan  kesehatan berupa anemia, gangguan
    fungsi ginjal, gangguan sistem saraf, dan otak dan kulit (Kumar, De, 1979)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *