Isyarat dan Stimulus Tanda Pada Hewan

Stimulus tanda merupakan pola tingkah laku hewan untuk menghindar dari predator. Stimulus tanda dapat berupa suara, warna, adanya cahaya, feromon, atraktan pada lebah, dan lainnya.

1. Warna
Contoh pada ikan betina berduri punggung 3 akan mengikuti ikan jantannya yang berperut merah/benda yang berwarna merah ke sarangnya. Di sarangnya tidak diperlukan jantan/benda warna merah, tapi setiap benda yang menyentuh ekornya maka si betina tadi akan memberikan isyarat pemicu aksi naluriah yang disebut pelepas (release).

2. Feromon
Biasanya ini dimunculkan pada saat prilaku kawin; misal pada semut,rayap,lebah

3. Atraktan
Biasanya senyawa kimia ini disekresikan oleh kawanan lebah yang terancam oleh predator lain (misal manusia). Atraktan merupakan release atau pelepas penting (prilaku serangan berkelompok), biasanya terdapat lebah,semut,dan beberapa jenis serangga.

4. Bunyi Tanda Bahaya
Berupa suara/bunyi yang merupakan isyarat bahwa sedang dalam ancaman. Misalnya pada induk bebek domestik memberi panggilan peringatan kepada kawanannya/anaknya ketik ada pemangsa mendekat.
Contoh lain: Ketika ada burung elang, induk ayam betina akan memberikan tanda bahaya pada anaknya dengan cara mengeluarkan suara khasnya. Sedangkan anaknya langsung mendekati induknya untuk bersembunyi pada sayap induk (mendekap pada induknya).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *