Ciri-Ciri Spesifik Molusca Ditinjau Dari Aspek Anatomis, Fisiologis, Biologis dan Morfologis Tubuhnya Menurut Britowidjoyo 1986

Bertubuh lunak,
non metameris, pada dasarnya bersifat bilateral simetris, dan terbungkus dalam
rumah berkapur yang berasal dari sekretnya sendiri. Mollusca tersebar luas
dalam habitat laut, air tawar, dan darat, tetapi lebih banyak terdapat dalam
lautan. Pada umumnya mollusca berselubung sebuah mantel yang merupakan batas
ruang mantel itu sendiri. Secara internal, mantel itu bertaut dengan tubuh.
Semua mollusca selalu mempunyai massa
muscular, disebut kaki yang bentuk dan fungsinya bervariasi menurut kelasnya.
Mollusca mempunyai system digesti, respirasi, ekskresi, dan reproduksi yang
kompleks. Beberapa jenis molusca mempunyai stadium larva trokofor serupa yang
terdapat pada annelid. Sistem  sirkulasi
terdiri dari jantung yang beruang-ruang. Sistem pembuluh darah tertutup, menyangkut system kapiler special dalam
organ-organ ekskresi dan respirasi. Sistem sirkulasi pada molusca merupakan
system yang paling majemuk dari system sirkulasi pada invertebrate lainnya.
Pada beberapa mollusca system peraba dan system saraf sangat sukar. Khusus
tentang matanya, ternyata mata mollusca serupa dengan mata vertebrata. Jadi,
mollusca merupakan hewan non metameris yang tingkat perkembangannya paling
tinggi. Akhir-akhir ini ditemukan adanya molusca bersegment dan ini menunjukkan
bahwa molusca mempunyai nenek moyang annelida.
                                                                                         
( Britowidjoyo, 1986 )

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *