Toksisitas Senyawa Hidrokarbon Serta Berbagai Macam Jenis-Jenis Senyawa Pendukungnya

(New)Silahkan Dibaca —>

A.  Pengertian Toksisitas
Hidrokarbon
Hidrokarbon adalah sebuah senyawa
yang terdiri dari unsur karbon (C) dan hidrogen (H). Seluruh hidrokarbon
memiliki rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai
tersebut. Istilah tersebut digunakan juga sebagai pengertian dari hidrokarbon
alifatik. Sebagai contoh, metana (gas rawa) adalah hidrokarbon dengan
satu atom karbon dan empat atom hidrogen (  CH4). Etana adalah
hidrokarbon (lebih terperinci, sebuah alkana) yang terdiri dari dua atom karbon
bersatu dengan sebuah ikatan tunggal, masing-masing mengikat tiga atom karbon (C2H6).
Propana memiliki tiga atom C (C3H8) dan seterusnya
(CnH2┬Ěn+2) (Anonim, 2012).
Hidrokarbon adalah
bahan pencemar udara yang dapat berbentuk gas, cairan maupun padatan. Semakin
tinggi jumlah atom karbon, unsur ini akan cenderung berbentuk padatan.
Hidrokarbon dengan kandungan unsur C antara 1-4 atom karbon akan berbentuk gas
pada suhu kamar, sedangkan kandungan karbon diatas 5 akan berbentuk cairan dan
padatan. Hidrokarbon yang berupa gas akan tercampur dengan gas-gas hasil
buangan lainnya, sedangkan bila berupa cair maka hidrokarbon akan membentuk
semacam kabut minyak, bila berbentuk padatan akan membentuk asap yang pekat dan
akhirnya menggumpal menjadi debu (Anonim, 2012).
B.  Jenis-Jenis Hidrokarbon
Pada
dasarnya terdapat tiga jenis hidrokarbon, antara lain :
1.      Hidrokarbon aromatik ,
mempunyai setidaknya satu cincin aromatik
2.      Hidrokarbon alisiklik
3.      Hidrokarbon alifalik yang tidak mengandung
cincin atom karbon dan semua. Berikut adalah gambar ketiganya :       
Di
bumi ini sangat beragam persenyawaan-persenyawaan yang tergolong halogen
hidrokarbon. Contohnya adalah metil-chlorida, metil-bromida,
karbotetrachlorida, tetrachloretan, trichloretilen, dan chlornafthalen.
Sifat-sifat racunnya yang sangat berbeda dari satu jenis dari hidrokarbon dengan
jenis yang lain. Sebagai contoh, karbontetrachlorida di dalam industri-industri
banyak digunakan sebagai pelarut lemak dan karet, untuk membersihkan secara
kering, untuk pembersihan gemuk-gemuk dari mesin, dan sebagai pemadam
kebakaran. Jika tubuh kita terkena racun dari hidrokarbon jenis ini, beberapa
organ tubuh kita akan rusak. Kerusakan-kerusakan organ oleh karbon
tetrachlorida sangat besar, yaitu nephritis acuta, necrosis hepar, oedem
paru-paru, atau neutritis retrobulbaris (Suma’mur, 1984).
Komponen hidrokarbon adalah komponen yang paling banyak terkandung
dalam minyak bumi dan gas alam. Hidrokarbon yang terkandung di dalam minyak
bumi terutama adalah alkana dan sikloalkana, sedangkan senyawa lain yang
terkandung di dalam minyak bumi diantaranya adalah sulfur, oksigen, nitrogen,
dan senyawa-senyawa yang mengandung konstituen logam terutama nikel, besi, dan
tembaga. Selain itu, gas alam terdiri dari alkana suku rendah, yaitu etana,
metana, propana, dan butana. Selain alkana juga terdapat berbagai gas lain
seperti karbon dioksida dan hidrogen sulfida (Rompas, 2010)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *