Peran Guru dalam Pembelajaran Dengan Metode Inquiry Bebas Maupun Inquiry Terbimbing

2.1   
Peran Guru
dalam Pembelajaran dengan Metode Inquiry
Peranan guru dalam pembelajaran dengan metode
inquiry
adalah sebagai pembimbing dan fasilitator. Tugas guru adalah memilih
masalah yang perlu disampaikan kepada kelas untuk dipecahkan. Namun
dimungkinkan juga bahwa masalah yang akan dipecahkan dipilih oleh siswa. Tugas
guru selanjutnya adalah menyediakan sumber belajar bagi siswa dalam rangka
memecahkan masalah. Bimbingan dan pengawasan guru masih diperlukan, tetapi
intervensi terhadap kegiatan siswa dalam pemecahan masalah harus dikurangi
(Sagala, 2004).
Dalam teknik Inqury
guru berperan untuk :
a.    Menstimulir dan menantang siswa untuk berpikir.
b.   
Memberikan
fleksibilitas atau kebebasan untuk berinisiatif dan bertindak.
c.   
Memberikan
dukungan untuk “Inquiry”.
d.   
Menentukan
diagnosa kesulitan-kesulitan siswa dan membantu mengatasinya.
e.   
Mengidentifikasi
dan menggunakan “teach able moment” sebaik-baiknya.
Hal-hal yang perlu
distimulir dalam proses belajar melalui “inquiry”.
a. Otonomi
siswa
.
b.
Kebebasan dan dukungan pada siswa.
c. Sikap
keterbukaan.
d. Percaya
kepada diri sendiri dan kesadaran akan harga diri.
e.
Self-concept.
f.
Pengalaman inqury, terlibat dalam masalah-masalahnya.
(Roestiyah,
2008 : 79 – 80)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *