Contoh RPP Kelas VII Materi Pokok Sifat dan Wujud Zat (Kimia-Fisika)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah                             :     SMPN 1 Natar Lampung Selatan
Kelas / Semester               :     VII (tujuh)/Semester 1
Mata Pelajaran                :     IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Alokasi waktu                  :     4 X
40’
Standar Kompetensi         :     3.     Memahami
wujud zat dan perubahannya.
Kompetensi Dasar            :     3.3   Melakukan
percobaan yang berkaitan dengan pemuaian dalam kehi-dupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran      :     Peserta didik dapat:
                                                1.     Menyelidiki muai panjang dan volume pada
zat padat.
                                                2.     Menyelidiki besar pemuaian berbagai macam
zat cair.
                                                3.     Membandingkan pemuaian zat padat dan cair.
                                                4.     Menyelidiki jenis pemuaian yang dapat
dilakukan oleh zat gas.
                                                5.     Mengaplikasikan konsep pemuaian dalam
kehidupan sehari-hari.
v     
Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Rasa hormat dan perhatian
( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Materi Pembelajaran       :    Pemuaian Zat
Metode Pembelajaran      :     Model:
                                                –       Direct Instruction (DI)
                                                –       Cooperative Learning
                                                Metode:
                                                –       Diskusi kelompok
                                                –       Eksperimen
Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA
a.   Kegiatan Pendahuluan
      .     Motivasi dan apersepsi
            –     Mengapa panas dapat menyebabkan pemuaian?
            –     Samakah muai panjang berbagai zat padat?
            –     Manakah yang lebih besar: pemuaian zat
padat atau cair?
      .     Prasyarat pengetahuan
            –     Faktor apakah yang mempengaruhi pemuaian?
            –     Alat apakah yang dapat digunakan untuk
menyelidiki muai panjang zat padat?
            –     Mengapa pemuaian zat cair lebih besar
daripada pemuaian zat padat?
      .     Pra eksperimen
            –     Berhati-hatilah menggunakan peralatan
laboratorium.
b.   Kegiatan Inti
§    
Eksplorasi
Dalam
kegiatan eksplorasi, guru:
F    
Menyelidiki
muai panjang dan volume pada zat padat.
F    
Menyelidiki
besar pemuaian berbagai macam zat cair.
F    
Membandingkan
pemuaian zat padat dan cair.
F    
melibatkan
peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi
yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan
belajar dari aneka sumber;
F    
menggunakan
beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F    
memfasilitasi
terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru,
lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F    
melibatkan
peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F    
memfasilitasi
peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
§    
Elaborasi
Dalam
kegiatan elaborasi, guru:
F     Guru membimbing peserta didik dalam
pembentukan kelompok.
F     Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk
mengambil alat musschenbroek, beberapa batang logam, sebuah bola logam dan
bingkainya, serta pembakar bunsen.
F     Peserta didik (dibimbing oleh guru)
mendiskusikan faktor yang mempengaruhi pemuaian.
F     Guru mempresentasikan langkah kerja untuk
melakukan eksperimen pemuaian panjang dan volume pada zat padat.
F    
Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen
sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
F    
Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk
melakukan eksperimen kelompok tentang pemuaian berbagai macam zat cair.
F    
Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan
empat buah labu yang dilengkapi pipa kapiler; yang masing-masing diisi dengan
air, eter, bensin dan alkohol kemudian dipanaskan dan amati apa yang terjadi.
F    
Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta
didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta
didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat
langsung memberikan bimbingan.
F    
Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk
membuat kesimpulan dari data percobaan.
F     Peserta didik
mempresentasikan hasil diskusi
kelompok secara klasikal.
F     Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan
perbandingan pemuaian zat padat dan cair.
§    
Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F     Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diktahui siswa
F     Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan 
dan penyimpulan
c.
Kegiatan Penutup
      Dalam
kegiatan penutup, guru:
F    
bersama-sama
dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F    
melakukan
penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten dan terprogram;
F    
memberikan
umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F    
merencanakan
kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan,
layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
PERTEMUAN
KEDUA
a.   Kegiatan Pendahuluan
      .     Motivasi dan apersepsi
            –     Apakah gas juga memuai jika dipanaskan?
            –     Mengapa sambungan rel kereta api selalu
dibuat bercelah pada saat dipasang?
      .     Prasyarat pengetahuan
            –     Faktor apakah yang menyebabkan gas dapat
memuai dan menyusut?
            –     Bagaimana aplikasi konsep pemuaian dalam
kehidupan sehari-hari?
      .     Pra eksperimen
            –     Berhati-hatilah menggunakan peralatan
laboratorium.
b.   Kegiatan Inti
§    
Eksplorasi
Dalam
kegiatan eksplorasi, guru:
F    
Menyelidiki jenis pemuaian yang dapat dilakukan oleh zat gas.
F    
Mengaplikasikan konsep pemuaian dalam kehidupan sehari-hari.
F    
melibatkan
peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi
yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan
belajar dari aneka sumber;
F    
menggunakan
beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F    
memfasilitasi
terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru,
lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F    
melibatkan
peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F    
memfasilitasi
peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
§    
Elaborasi
Dalam
kegiatan elaborasi, guru:
F     Guru membimbing peserta didik dalam
pembentukan kelompok.
F     Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk
mengambil sebuah labu berpipa kapiler, air hangat, air es, dua lembar kain lap,
zat pewarna dan sebuah bejana berisi air dingin.
F    
Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan
eksperimen pemuaian gas.
F    
Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen
sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
F    
Guru memeriksa eksperimen pemuaian gas yang dilakukan
peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada
peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru
dapat langsung memberikan bimbingan.
F    
Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk
membuat kesimpulan dari data percobaan.
F    
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok
secara klasikal.
F    
Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan
memberikan informasi yang sebenarnya.
F    
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan aplikasi konsep pemuaian dalam
kehidu-pan sehari-hari.
§    
Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F     Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diktahui siswa
F     Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan 
dan penyimpulan
c.
Kegiatan Penutup
      Dalam
kegiatan penutup, guru:
F    
Guru
memberi penghargaan kepada peserta didik yang dapat menjawab soal dengan benar.
F    
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
F    
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
Sumber Belajar
a.   Buku IPA Terpadu
b.   Buku kerja
c.   Alat-alat praktikum
Penilaian Hasil Belajar
Indikator
Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen/ Soal
·    
Menyelidiki proses pemuain pada zat padat, cair dan gas
·    
Merencanakan percobaan sederhana untuk menunjukkan
pemuaian zat cair dan zat padat
·    
Menunjukkan prinsip pemuian dalam teknologi misalnya
Bimetal
Observasi
Tes Unjuk kerja
 Tes tertulis
Lembar observas
Uji petik kerja prosedur dan
produk
 uraian
·    
Menggunakan alat 
Muschenbroek untuk mengamati pemuaian zat
·    
Buatlah rancangan percobaan tentang pemuaian zat
·    
Jelaskan cara kerja setrika listrik otomatis….
                                                                                   
Mengetahui,
Kepala SMP/MTs ……………
(__________________________)
NIP/NIK :
…..,……………………  20 …….
Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam
(_______________________)
NIP/NIK :

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *