Contoh RPP Berkarakter—IPA Terpadu SMP Kelas VIII Semester 2 Pada Materi Pokok Pesawat Sederhana Serta Peranannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah                          : SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan
Kelas                              : VIII (Delapan)
Mata
Pelajaran             :
IPA
Alokasi waktu              :
6 X 40’ ( 3x pertemuan )
Standar Kompetensi
           5.     Memahami peranan usaha, gaya, dan
energi dalam kehidupan sehari-hari.
Kompetensi
Dasar
            5.4. 
Melakukan
percobaan tentang pesawat sederhana dan penerapannya dalam                               kehidupan sehari-hari.
A. Tujuan Pembelajaran
        
Peserta didik dapat:
1.     
Menjelaskan pengertian
pesawat sederhana.
2.     
Menyebutkan pesawat sederhana yang sering
dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
3.     
Menjelaskan mekanisme pesawat sederhana yang
sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
4.     
Menyebutkan macam-macam tuas.
5.     
Menjelaskan prinsip kerja tuas.
6.     
Menjelaskan keuntungan mekanik tuas.
7.     
Menjelaskan keuntungan
mekanik katrol.
8.     
Menjelaskan prinsip kerja
bidang miring.
9.     
Menjelaskan keuntungan
mekanik bidang miring.
10. 
Menyebutkan contoh
pemanfaatan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari.
11. 
Menyelidiki bidang miring
pada sekrup.
12. 
Menjelaskan prinsip kerja
roda gigi (gir).
v     
Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Rasa hormat dan perhatian
( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
B. Materi Pembelajaran
         
Energi dan Usaha
C. Metode Pembelajaran1
             1.  Model  
: –  Direct Instruction (DI)
                                  – 
Cooperative Learning
             2. 
Metode :  –  Diskusi kelompok
                                   – 
Eksperimen
                                   – 
Observasi
                        –  Ceramah      
D. Langkah-langkah Kegiatan
                                                            PERTEMUAN PERTAMA
a.
Kegiatan Pendahuluan
·        
Motivasi dan Apersepsi:
       –  
Benarkah yang disebut pesawat harus selalu peralatan rumit dan           menggunakan teknologi tinggi?
     –  
Bagaimana menghitung keuntungan mekanik sistem katrol?
·        
Prasyarat pengetahuan:
      –  
Apakah yang dimaksud dengan pesawat sederhana?
      –  
Apakah yang dimaksud dengan keuntungan mekanik? 
·        
Pra eksperimen:
  –   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan
praktikum.
b.
Kegiatan Inti
§    
Eksplorasi
Dalam
kegiatan eksplorasi, guru:
F    
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru menentukan keuntungan mekanik tuas.
F    
Peserta
didik memperhatikan prinsip kerja katrol yang disampaikan oleh guru.
F    
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru menentukan keuntungan mekanik katrol.
F     Peserta didik memperhatikan contoh soal
menentukan keuntungan mekanik tuas dan katrol.
§    
Elaborasi
Dalam
kegiatan elaborasi, guru:
F    
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
F    
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian pesawat sederhana.
F    
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menyebutkan pesawat sederhana yang sering dijumpai
dalam kehidupan sehari-hari.
F    
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebilah papan yang kuat sepanjang 1
m, sebuah beban bermassa kira-kira 10 kg, kayu berbentuk prisma segitiga, dan
sebuah neraca pegas dengan skala terbesar 500 N.
F    
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati prinsip
kerja tuas
F    
Peserta
didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja
yang telah dijelaskan oleh guru.
F    
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
F    
Peserta
didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai macam-macam tuas berdasarkan
susunan kuasa, penumpu, dan beban.
F    
Peserta
didik dalam setiap kelompok mendiskusikan prinsip kerja tuas.
F    
Peserta
didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
F    
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
F    
Guru
memberikan beberapa soal menentukan keuntungan mekanik tuas dan katrol untuk
dikerjakan oleh peserta didik.
F    
Guru
mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada
peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung
memberikan bimbingan
§    
Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F    
Guru bertanya
jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
F    
Guru
bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan  dan penyimpulan
c. Kegiatan Penutup
      Dalam
kegiatan penutup, guru:
F    
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
F    
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
F    
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
PERTEMUAN KEDUA DAN KETIGA
            a. Kegiatan Pendahuluan
·        
Motivasi dan Apersepsi:
       –  
Benarkah dengan menggunakan bidang miring, gaya dorong yang         dibutuhkan menjadi lebih kecil daripada
berat beban?
     –  
Adakah pesawat sederhana yang dapat menggandakan gerakan?
·        
Prasyarat pengetahuan:
    –  
Bagaimana prinsip kerja bidang miring?
    –  
Bagaimana prinsip kerja roda gigi (gir)? 
·        
Pra eksperimen:
–   Berhati-hatilah menggunakan
alat dan bahan praktikum.
b.
Kegiatan Inti
§    
Eksplorasi
Dalam
kegiatan eksplorasi, guru:
F    
Peserta
didik memperhatikan prinsip kerja bidang miring yang disampaikan oleh guru.
F    
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru menentukan keuntungan mekanik bidang
miring.
F    
Peserta
didik memperhatikan contoh soal menentukan keuntungan mekanik bidang miring.
F    
melibatkan
peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi
yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan
belajar dari aneka sumber;
F    
menggunakan
beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F    
memfasilitasi
terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru,
lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F    
melibatkan
peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F    
memfasilitasi
peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
§    
Elaborasi
Dalam
kegiatan elaborasi, guru:
F    
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
F    
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil selembar kertas, gunting, dan
pensil.
F    
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki bidang
miring pada sekrup (Kegiatan 2.10 h.50).
F    
Peserta
didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja
yang telah dijelaskan oleh guru.
F    
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
F    
Guru
memberikan beberapa soal menentukan keuntungan mekanik bidang miring untuk
dikerjakan oleh peserta didik.
F    
Guru
mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada
peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung
memberikan bimbingan.
F    
Peserta
didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai pemanfaatan bidang miring dalam
kehidupan sehari-hari.
F    
Peserta
didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
F    
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
F    
Peserta
didik memperhatikan prinsip kerja roda gigi (gir) yang disampaikan oleh guru.
F    
Memfasilitasi
peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan
gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F    
memberi
kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak
tanpa rasa takut;
F    
memfasilitasi
peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F    
memfasilitasi
peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F    
memfasilitasi
peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun
tertulis, secara individual maupun kelompok;
F    
memfasilitasi
peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F    
memfasilitasi
peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang
dihasilkan;
F    
memfasilitasi
peserta didik melakukan kegiatan yang 
menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.
§    
Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F    
memberikan
umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun
hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F    
memberikan
konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui
berbagai sumber,
F    
memfasilitasi
peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah
dilakukan,
F    
memfasilitasi
peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai
kompetensi dasar:
Ø     
berfungsi
sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang
menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø     
membantu
menyelesaikan masalah;
Ø     
memberi
acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø     
memberi
informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø     
memberikan
motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.
c. Kegiatan Penutup
      Dalam
kegiatan penutup, guru:
F    
bersama-sama
dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F    
melakukan
penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten dan terprogram;
F    
memberikan
umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F    
merencanakan
kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan,
layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.
E. Sumber Belajar
  a. Buku IPA Fisika
  b. Buku referensi yang relevan
         c.
Lingkungan
               d.
Alat dan bahan praktikum      
F.
Penilaian Hasil Belajar
     
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen/ Soal
·       
Menunjukkan  penggunaan beberapa pesawat sederhana yang
sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari misalnya tuas (pengungkit),
katrol tunggal baik yang tetap maupun yang bergerak, bidang miring, dan roda
gigi  (gear)
·        
Menyelesaikan
masalah secara kuantitatif sederhana yang berhubungan dengan pesawat
sederhana
Tes unjuk kerja
Tes tulis
Uji
petik kerja prosedur dan produk
 Isian
Lakukan
percobaan dengan menggunakan alat-alat untuk menemukan konsep pesawat
sederhana
Untuk
memudahkan melakukan pekerjaan digunakan ….
                                                                                                           
Mengetahui,
Kepala SMP/MTs ……………
(__________________________)
NIP/NIK :
…..,……………………  20 …….
Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam
(_______________________)
NIP/NIK :



Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *