CONTOH SILABUS DAN RPP (RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERKARAKTER)

SILABUS
Mata Pelajaran             : Biologi
Kelas                            : XI/IPA
Semester                      : 2
Standar Kompetensi:     :  3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas.

Kompetensi Dasar

Indikator

Tujuan Pembelajaran
Materi Pokok/Materi Pembelajaran

Pengalaman Belajar

Penilaian

Alokasi
Waktu
(menit)
Sumber/
Bahan/Alat
Nilai karakter
3.3 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kaelainan /penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan pada manusia dan hewan (misalnya ruminansia)
·    Menuliskani nilai gizi asupan makanan siswa dalam setiap hari dalam satu minggu
·    Memperkirakan kemungkinan yang terjadi apabila kekurangan/kelebihan salah satu zat makanan
·    Menjelaskan struktur dan fungsi alat pencerrnanan makanan
·    Menjelaskan proses pencernaan makanan, seperti karbohirat, lemak, protein.
·    Menjelaskan  struktur dan fungsi  sistem pencernaan ruminansia
·    Menjelaskan  proses pencernaan pada hewan ruminansia.
– Setelah melakukan studi literatur dan diskusi kelompok, siswa dapat
 menuliskan  nilai gizi asupan makanan setiap hari dalam satu minggu
– Setelah melakukan studi literatur dan diskusi kelompok, siswa dapat memperkirakan kemungkinan yang terjadi apabila kekurangan/ kelebihan salah satu zat makanan
–  Setelah melakukan studi literatur dan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan struktur dan fungsi alat pencerrnanan makanan
–    Setelah melakukan studi literatur dan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan proses pencernaan makanan, seperti karbohidrat, lemak, protein
–    setelah melakukan studi literatur dan diskusi kelompok siswa dapat menjelaskan struktur dan fungsi sistem pencernaan hewan ruminansia,
–    setelah melakukan studi literatur dan diskusi kelompok siswa dapat menjelaskan proses pencernaan pada hewan ruminansia
Makanan.
o Zat makanan terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin.
o Fungsi makanan: sumber energi, pembangun, dan sebagai pelindung tubuh.
o Kelebihan atau kekurangan zuatu zat makanan akan menggangu sistem dalam tubuh
o        mmmmmm
o Sistem pencernaan makanan manusia.
Sistem pencernaan mencakup struktur, fungsi dan proses pencernanan makanan. Alat pencernaan seperti mulut, kerongkongan, lambung, usus dan kelenjar seperti kelenjar ludah, hati, kelenjar lambung, pankreas, kelenjar usus memiliki fungsi khusus.
o Pencernaan hewan ruminansia.
Pencernaan makanan hewan ruminansia memiliki kekhususan karena adanya perbedaan struktur.
Pencernaan makanan ruminansia berlangsung secara mekanis dengan pengunyahan dan gerak pristaltik, secara kimia dengan enzim pencernaan, dan secara biologis dengan bantuan mikroorganisme.
Perbedaan sistem pencernaan manusia dan hewan ruminansia yaitu pada ruminansia mempunyai 4 buah lambung yaitu retikulum, rumen, omasum, abomasum.
Menuliskan data makanan yang dikonsumsi setiap hari selama seminggu meliputi jenis, jumlah dan komposisi makanan
Mengkomunikasikan hasil pengolahan data siswa tentang komposisi makanan seimbang dan kebutuhan energi
Menyusun menu makanan seimbang untuk  kategori aktivitas normal selama 3 hari melalui kerja kelompok.
Menggunakan torso mengenali tempat  kedudukan alat dan kelenjar pencernaan  serta fungsinya melalui kerja kelompok.
Melakukan studi literatur untuk menemukan bagaimana bahan-bahan makanan berupa karbohidrat, lemak dan protein di cerna  melalui kerja mandiri.
Menganalisis  sistem pencernaan hewan ruminansia dengan menggunakan charta  dan literatur melalui diskusi kelompok.
Melakukan diskusi kelompok tentang perbedaan sistem pencernaan makanan manusia dan hewan ruminansia.
Jenis penilaian:
 tugas kelompok, unjuk kerja, pengamatan sikap, tes.
Bentuk instrumen:
rubrik penilaian tugas kelompok,  rubrik penilaian kinerja,
rubrik penilaian sikap, uraian.
2 X 45’
4 X 45’
Sumber:
Pujiyanto .200.,Menjelajah Dunia Biologi 2. Platinum, Tiga Serangkai
Campbell, 2002. Biology, Erlangga
Alat:LCD, infocus, torso,
Bahan:
LKS, bahan presentasi
Sumber:
Pujiyanto (2008),Menjelajah Dunia Biologi 2. Platinum, Tiga Serangkai
Campbell, 2002. Biology, Erlangga
Alat:LCD, infocus, torso,
Bahan:
LKS, bahan presentasi
,
Religius, Peduli kesehatan, komunikatif, tanggung-jawab
Religius, peduli kesehatan, toleransi, komunikatif, peduli lingkungan, tanggung-jawab
3.3 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan /penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan pada manusia dan hewan (misalnya ruminansia)
1. Menuliskan minimal 5 macam penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia
2. Menguraikan minimal 2 ciri-ciri pada minimal 5 penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia
3. Menuliskan  penyebab timbulnya penyakit pada minimal 5 gangguan sistem pencernaan makanan manusia
4. Mengemukakan sebuah saran perilaku hidup sehat agar terhindar dari penyakit sistem pencernaan
1. Setelah melakukan studi literatur dan diskusi dalam kelompok, siswa dapat menuliskan minimal 5 macam penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia
2. Setelah melakukan studi literatur dan diskusi dalam kelompok, siswa dapat menguraikan minimal 2 ciri-ciri pada minimal 5 penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia
3. Setelah melakukan diskusi kelompok dan studi literatur, siswa dapat menuliskan penyebab timbulnya penyakit pada minimal 5 gangguan sistem pencernaan makanan manusia
4. Setelah siswa melakukan diskusi kelompok, siswa dapat mengemukakan sebuah saran perilaku hidup sehat agar terhindar dari penyakit sistem pencernaan
 Penyakit/gangguan sistem pencernaan yang dapat disebabkan oelh makanan, penyakit, atau gangguan fisiologis seseorang. Gangguan pencernaan seperti:
– sakit gigi,
    Penyebab: bakteri,makanan (terlalu panas, dingin, manis, asam)
– sakit mag:
   ciri-ciri: sakit pd lambung krn sekresi asam lambung berlebihan
   penyebab: kebiasaan makan tidak teratur, jenis makanan tertentu, obat- obatan, atau stres psikologis
– apendisitis,
  Ciri-ciri: sakit pd umbai cacing
   Penyebab: ada sisa-sisa makanan yg masuk ke dalam usus buntu,lalu membusuk
– konstipasi,
  Ciri-ciri: feses keras dan kering sehingga sulit dikeluarkan
Penyebab: air terlalu banyak diabsorpsi pd sisa makanan dlm usus besar, akibat dr makanan rendah serat
– laktosa intoleran,
  Ciri-ciri: diare setiap minum susu
  Penyebab: tidak tersedianya enzim-enzim pencerna laktosa
– diare
  Ciri-ciri: feses sangat  encer
  Penyebab: karena makanan, infeksi mikroba
– dan lain-lain.
Studi literatur menemukan jawaban penyebab penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan  manusia dan mendiskusikannya dalam kelompok
Mengkomunikasikan hasil studi literatur dalam diskusi kelas dari perwakilan kelompok
Jenis penilaian:  Tugas kelompok,
Penilaian kinerja, penilaian sikap, tes
Bentuk Instrumen: LKS uraian, rubrik pengamatan kinerja, lembar pengamatan sikap, pilihan jamak
2 X 45’
Sumber:
Pujiyanto, (2008),Menjelajah Dunia Biologi 2. Platinum, Tiga Serangkai
Campbell, Biology, Erlangga
Alat:
OHP/  LCD, whiteboard, spidol, alat tulis
Bahan:
LKS,  bahan presentasi,
Religius, peduli kesehatan, toleransi, komunikatif, peduli sosial, tanggung-jawab, peduli lingkungan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Nama Sekolah            : SMAN 11 Bandar Lampung
Mata Pelajaran          : Biologi
Kelas / Semester        : XI  IPA/ 2
Pertemuan ke             : V
Alokasi waktu           : 2 x 45 menit
Standar Kompetensi    : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas
Kompetensi Dasar      : 3.3 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan /penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan pada manusia dan hewan (misalnya ruminansia)
I.        Indikator :
1.  Menuliskan  minimal lima  macam  penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia.
2.  Menguraikan minimal dua ciri-ciri pada minimal lima penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia
3.  Mengidentifikasi penyebab timbulnya penyakit pada minimal lima gangguan sistem pencernaan makanan manusia
4.  Mengemukakan saran dalam  perilaku hidup sehat untuk menghindari penyakit sistem pencernaan
II.     Tujuan Pembelajaran:
  1.   Setelah melakukan studi literatur dan diskusi dalam kelompok, siswa dapat mengidentifikasi minimal lima macam penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia
2.   Setelah melakukan studi literatur dan diskusi dalam kelompok, siswa dapat menguraikan minimal dua ciri-ciri pada minimal lima penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia
3.   Setelah melakukan diskusi kelompok dan studi literatur, siswa dapat mengidentifikasi penyebab timbulnya penyakit pada minimal lima gangguan sistem pencernaan makanan manusia
4.   Setelah siswa melakukan diskusi kelompok, siswa dapat mengemukakan sebuah saran perilaku hidup sehat agar terhindar dari penyakit sistem pencernaan
III.        Materi Pembelajaran:
Penyakit/gangguan sistem pencernaan yang dapat disebabkan oleh makanan, penyakit, atau gangguan fisiologis seseorang. Gangguan pencernaan seperti:
– sakit gigi,
    Penyebab: bakteri,makanan (terlalu panas, dingin, manis, asam)
– sakit mag:
   ciri-ciri: sakit pada lambung karena sekresi asam lambung berlebihan
   penyebab: kebiasaan makan tidak teratur, jenis makanan tertentu, obat- obatan, atau stres psikologis
– apendisitis,
  Ciri-ciri: sakit pada umbai cacing
   Penyebab: ada sisa-sisa makanan yg masuk ke dalam usus buntu, lalu membusuk dan terjadi infeksi
– konstipasi,
  Ciri-ciri: feses keras dan kering sehingga sulit dikeluarkan
  Penyebab: air terlalu banyak diabsorpsi pada sisa makanan dalam usus besar, akibat dari makanan rendah serat
– laktosa intoleran,
  Ciri-ciri: diare setiap minum susu
  Penyebab: tidak tersedianya enzim-enzim pencerna laktosa
– diare
  Ciri-ciri: feses sangat encer
  Penyebab: karena makanan, infeksi mikroba
IV.        Strategi Pembelajaran
         Pendekatan Pembelajaran:
         Contextual Teaching and Learning (CTL)
         Metode Pembelajaran:
  1. Metode diskusi
  2. Metode penugasan
V.           Langkah pembelajaran:
a.       Kegiatan awal pembelajaran
–         Setelah memberikan salam, guru membuka pembelajaran dengan apersepsi “organ manakah pada tubuh kalian yang sering mengalami gangguan?”
–         Guru memotivasi siswa “pembelajaran kita sekarang sangat bermanfaat, karena kita akan mengetahui  gangguan-gangguan yang sering terjadi pada sistem pencernaan”.
–         Selain itu guru menanyakan apa yang mereka peroleh dari penugasan satu minggu sebelumnya yaitu mencari informasi tentang gangguan pada sistem pencernaan kepada dokter, RS/ puskesmas, klinik, keluarga, dan para tetangga
b.       Kegiatan Inti
–         Setelah suasana kelas kondusif dan siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran, guru memulai pembelajaran
–         Guru membagi siswa menjadi 6 kelompok sesuai dengan pembagian kelompok penugasan dan membagikan lembar kerja siswa (LKS)
–         Siswa bekerja sama dalam kelompok (membentuk masyarakat belajar) dalam mendiskusikan bahan materii dari berbagai sumber (hasil temuan/inquiry dari wawancara, anggota kelompok, dan buku) untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan manusia. Selain itu apa saja penyebab timbulnya penyakit-penyakit tersebut berdasarkan kajian literatur atau diantara anggota kelompok ada yang pernah mengalaminya
–         Setelah diskusi selesai, wakil kelompok masing-masing  memaparkan hasil diskusi ke depan. Wakil kelompok ini menjadi model (modeling) bagi siswa lain tentang cara presentasi yang baik dan benar dengan bimbingan guru
–         Dilanjutkan dengan diskusi kelas
–         Kelompok lain bertanya (questioning) apabila ada yang kurang jelas atau hasil kelompoknya tidak sama dengan kelompok yang lain sehingga terjadi tanya-jawab antar kelompok
–         Guru memfasilitasi diskusi dan meluruskan jawaban yang kurang tepat
c.       Kegiatan Akhir Pembelajaran
Selanjutnya guru mengajak siswa merefleksikan apa yang telah dipelajari hari ini, siswa diberi kesempatan mengingat kembali pengalaman belajarnya dan memperbarui pengetahuan yang dimilikinya. Guru dan siswa bekerjasama dalam menyimpulkan dan guru memberi penegasan materi pembelajaran
–    Menugaskan membaca literatur tentang materi selanjutnya
–    Mangadakan tes harian
VI.        Sumber, Alat, dan Bahan Pembelajaran:
Sumber:
Masyarakat sekitar, anggota kelompok
Buku : Pujiyanto. (2008). Menjelajah Dunia Biologi 2. Jakarta: Platinum Tiga
           Serangkai. Hal: 147-149
Champbell, dkk. (2002).  Biologi . Jilid 3. Jakarta: Erlangga.
Alat : infocus, torso, Alat tulis
Bahan:  LKS, bahan presentasi.
VII.            EVALUASI :
Jenis penilaian:      Tugas kelompok, Penilaian kinerja, penilaian sikap, tes
Bentuk Instrumen: LKS uraian, rubrik pengamatan kinerja, lembar pengamatan sikap, pilihan jamak
VIII.            NILAI KARAKTER
Religius, peduli kesehatan, toleransi, komunikatif, peduli sosial, tanggungjawab, peduli lingkungan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *